Siapakah tukang batu gratis? Apa itu Freemasonry?

Freemasonry adalah masyarakat persaudaraan laki-laki yang berasal dari setidaknya 1717 AD. Anggota organisasi ini disebut sebagai freemason. Ia berakar pada ordo persaudaraan bersejarah stonemasonry, yang berasal dari akhir abad ke-14.

5. Organisasi dan Tujuan Modern Masonik Lodges -

Freemasonry adalah organisasi non-agama dan non-politik, dan mendiskusikan agama dan politik dilarang di Lodges. Namun, banyak penginapan mengharuskan anggotanya percaya pada suatu bentuk makhluk atau dewa yang lebih besar, yang disebut sebagai "Arsitek Agung Alam Semesta". Tujuan awal bergabung dengan sebuah Lodge adalah untuk memiliki rasa kebersamaan, saudara, dan persahabatan di luar batasan Gereja Katolik.

Freemasonry diselenggarakan di tingkat lokal di sekitar penginapan. Lodge lokal dikelola pada tingkat regional oleh Grand Lodge (juga dikenal sebagai Grand Orient), yang tidak perlu berkolaborasi dengan Grand Lodges lain di seluruh dunia. Jika dua atau lebih Grand Lodges saling mengenal secara resmi, mereka dianggap memiliki persahabatan, yang berarti anggota dapat mengunjungi dan berinteraksi satu sama lain sebagai Freemason.

Keanggotaan terbesar di dunia adalah di United Grand Lodge of England, dengan sekitar 250.000 anggota. Freemason dibagi menjadi beberapa tingkat keanggotaan, termasuk: Magang, Journeyman (juga dikenal sebagai Fellow atau Fellowcraft), dan Master Mason.

4. Persekutuan Kerajinan Abad Pertengahan dan Kelahiran Freemasonry -

Beberapa karya tulis masonik yang paling awal diketahui berasal dari tahun 1390 M dan merujuk asal kerajinan batu, menelusuri kembali ke zaman alkitabiah. Ini adalah karya-karya guild kerajinan abad pertengahan, yang dimulai ketika kelompok-kelompok pengrajin bersatu berkumpul untuk melindungi kepentingan bersama mereka. Untuk menjadi anggota guild, pengrajin harus bersumpah untuk mendukung satu sama lain, untuk menghilangkan musuh tertentu, dan untuk saling membantu selama konflik atau usaha bisnis baru. Sumpah ini dipandang rendah oleh Gereja Katolik. Anggota mengumpulkan dan menyimpan alat-alat mereka di pondok-pondok dan mengembangkan ritual dan kebiasaan rahasia untuk mengidentifikasi diri. Serikat ini tumbuh dengan kuat mempengaruhi ekonomi lokal dengan mengendalikan produksi dan harga.

Freemasonry berevolusi dari guild kerajinan ini ke organisasi persaudaraan toleransi beragama dan debat intelektual. Ini memulai secara resmi dengan dasar Premier Grand Lodge of England pada 1717, ketika James Anderson ditugaskan untuk mengkonsolidasikan teks-teks masonik bersejarah ke dalam Konstitusi modern. Keanggotaan berakar pada Zaman Pencerahan dan Revolusi Ilmiah pada masa itu. Selain itu, freemason mempertahankan tradisi ritual kuno guild kerajinan abad pertengahan, termasuk kemajuan melalui derajat yang sebelumnya disebut.

3. Peran Freemasonry dalam Sejarah Eropa dan Amerika Utara -

Setelah didirikan di London, Freemasonry menyebar ke seluruh Eropa. Pemerintah dan Gereja Katolik terus bersikap kritis terhadap persaudaraan ini, terutama kerahasiaan dan kepercayaan agamanya. Organisasi itu dilarang oleh Prancis, Portugal, dan Gereja Katolik.

Di bawah pengawasan ketat seperti itu, Freemason berusaha memindahkan kepercayaan dan pendirian mereka ke tempat lain. Penjajah pindah ke Amerika Utara dan mendirikan Lodges di Boston dan Philadelphia (sambil mempertahankan hubungan mereka dengan Grand Master di Inggris). Banyak sejarawan berpendapat bahwa Freemason adalah kekuatan pendorong di belakang meningkatnya keinginan untuk bebas dari mahkota Inggris. Beberapa orang berpendapat bahwa mereka bertanggung jawab atas Pesta Teh Boston dan awal Perang Revolusi. Baik Benjamin Franklin dan George Washington adalah Freemason.

Setelah kemerdekaan, Freemason Amerika selanjutnya berpisah dari Grand Master di Inggris dan mendirikan Grand Lodges di negara baru. Gerakan ini dibagi antara orang-orang dari Ritus Skotlandia dan orang-orang dari Ritus York.

2. Konspirasi, Kritik, dan Kontroversi -

Freemasonry telah dikritik oleh beberapa organisasi dan individu, termasuk pemerintah, lembaga keagamaan, dan teori konspirasi. Salah satu konspirasi paling umum di sekitar Freemason adalah bahwa mereka terlibat dengan kelompok yang dikenal sebagai Illuminati. Dipercayai bahwa Illuminati menentang pemerintah dan agama dan mereka ingin mendirikan Tata Dunia Baru. Kritik lain percaya bahwa Freemason menyembah Setan, bahwa mereka ingin mengendalikan lembaga keuangan global, dan bahwa mereka terlibat dalam pembunuhan Presiden John F. Kennedy. Karena kerahasiaan mereka yang ketat inilah konspirasi, kritik, dan kontroversi ini muncul.

1. Signifikansi dan Warisan Budaya dan Geopolitik -

Persaudaraan Freemason akan selalu memegang signifikansi budaya sebagai organisasi yang telah membantu membentuk sejarah. Warisannya akan berlanjut melalui ritual dan praktik menyampaikan informasi dan berbagi pengetahuan di antara anggota. Selain itu, Freemasonry akan selalu diingat untuk beberapa anggotanya yang paling terkenal, termasuk: Winston Churchill, Harry Houdini, Paul Revere, Henry Ford, John Glenn, dan Charles Lindbergh.

Direkomendasikan

Apa Jenis Pemerintahan yang Dimiliki Oman?
2019
10 Hewan Dimanfaatkan Untuk Digunakan Dalam Pengobatan Alternatif
2019
Primata Asli Ke Amerika Tengah
2019