Negara-Negara Dengan Server Internet Yang Paling Aman

Keamanan dunia maya, pencurian identitas, serangan virus, dan gangguan komputer hanyalah beberapa risiko yang terkait dengan penggunaan server internet tanpa jaminan. Untuk memastikan keamanan saat bertransaksi online, perlu masuk ke server internet yang aman. Server internet yang aman akan menggunakan protokol keamanan, seperti Transport layer Security, sehingga siapa pun yang menggunakan informasi kartu kredit dan informasi sensitif lainnya yang dikirim dan dari server selalu dienkripsi. Beberapa negara, terutama di negara berkembang, telah dipengaruhi oleh kurangnya server internet yang aman. Bahkan, di beberapa negara, hanya ada satu server internet terenkripsi terenkripsi yang melayani seluruh negara. Beberapa negara dengan server internet aman paling sedikit termasuk yang terdaftar dan dibahas secara singkat di bawah ini.

Korea Utara

Akses internet tersedia di Korea Utara, meskipun aksesnya sangat terbatas. Hanya pejabat pemerintah yang memiliki hak istimewa untuk mengakses internet di negara ini. Layanan online hanya disediakan oleh Kwangmyong, jaringan domestik gratis. Star Joint Venture Co. adalah satu-satunya Penyedia Layanan Internet (ISP) yang menyediakan koneksi jaringan di Korea Utara. Bahkan dengan pertumbuhan industri TI di Korea Utara, akses ke internet masih sangat terbatas. Keterasingan pemerintah atas layanan internet telah membuat perusahaan tidak lagi bergantung pada internet untuk membuat pangkalan di Korea Utara. Perusahaan seperti Apple, Microsoft, dan Sony telah diblokir untuk menjual produk mereka di negara ini. Negara itu juga memblokir situs media sosial dan situs web Korea Selatan karena takut menyebarkan informasi.

Somalia

Hanya 0, 5% dari populasi Somalia menggunakan Internet menurut Global Internet, penyedia internet utama di Somalia. Hingga 2012, Somalia tidak memiliki penyaringan internet yang sistematis. Negara itu adalah yang terakhir terhubung dengan internet yang mendirikan ISP pertamanya pada tahun 1999. Namun, internet dan telepon tumbuh dengan cepat di Somalia. Kabel serat optik pertama terhubung pada 2013 yang membuat internet broadband tersedia untuk digunakan oleh penduduk setempat. Akses ke server internet aman masih menjadi tantangan bahkan dengan pemasangan kabel serat optik dengan hanya satu server internet aman di seluruh negara. Banyak penduduk Somalia berbondong-bondong ke hotel dan kafe cyber untuk mengakses layanan internet mereka, meskipun ini juga sangat lambat.

Tonga

Server internet aman di Tonga hanya berjumlah 1 pada 2015, mewakili penurunan 66% dari 2014 ketika 3 server internet aman terlihat di negara itu. Hanya 9, 4 per satu juta orang yang terhubung ke server internet aman pada tahun 2015, mencatat nilai terendah yang pernah ada dalam sejarah era konektivitas internet Tonga. Namun, pengenalan broadband telah meningkatkan akses ke internet aman di negara ini. Harga rumah tangga untuk internet telah berkurang hampir 60% sementara negara telah dapat membuka pusat panggilan pertamanya.

Akses Rendah ke Opsi Internet

Akses ke server internet yang aman telah terhambat oleh kurangnya pembangunan infrastruktur di negara-negara seperti Kiribati, Sudan, Sudan Selatan, dan Chad. Biaya pemasangan server yang diamankan ini juga tinggi sehingga negara ini bergantung terutama pada koneksi internet satelit, yang seringkali sangat mahal, lambat, dan tidak dapat diandalkan. Kurangnya akses ke server aman telah menyebabkan negara-negara ini kehilangan informasi vital sementara ruang online mereka telah diakses oleh elemen yang tidak sah seperti virus dan pencuri dunia maya.

Negara-Negara Dengan Server Internet Yang Paling Aman

PangkatNegaraJumlah Server Internet Aman di 2015
1Korea Utara1
2Somalia1
3Tonga1
4Kiribati1
5St Martin1
6Sao Tome dan Principe2
7Guinea-Bissau3
8Guinea ekuator3
9Palau3
10Kepulauan Mariana Utara3
11Sudan Selatan3
12Sudan3
13Chad3

Direkomendasikan

Apa Ibukota Sudan?
2019
Penyebab Kematian Utama Di Laos
2019
Spesies Kucing Liar Di Amerika Tengah
2019