Kelompok Demografi dan Etnis Australia

Populasi Australia saat ini adalah sekitar 24 juta orang. Negara ini sangat luas, dengan tanah luas yang tidak berpenghuni. Hampir 90% orang tinggal di daerah perkotaan, yang membuatnya memiliki kepadatan populasi yang rendah. Penduduk di sini adalah beberapa etnis yang paling beragam di dunia, sekitar seperempat dari mereka berasal dari luar Australia. Mayoritas orang Australia berbicara bahasa Inggris.

Sejarah Kolonisasi

Australia pernah menjadi tanah yang hanya terdiri atas penduduk asli dan pribumi. Sebelum penjajahan Inggris tahun 1788, lebih dari 500 kelompok adat yang berbeda mengendalikan daerah tersebut. Masing-masing memiliki bahasa, budaya, dan sistem kepercayaan mereka. Orang-orang ini menyaksikan perubahan rumah mereka karena kedatangan imigran Eropa.

Catatan menunjukkan bahwa penjelajah Belanda adalah yang pertama datang ke benua itu, tetapi Inggris yang memutuskan untuk menjajah akhir tahun 1700-an. Koloni pertama didirikan sebagai tempat bagi tahanan yang diasingkan. Imigrasi yang berlanjut memaksa penduduk asli dari wilayah mereka. Era itu penuh dengan konflik dan penyakit yang menyebabkan hilangnya hampir 60% dari populasi. Akhirnya, negara itu dipisahkan menjadi enam koloni.

Pada pertengahan 1800-an, pemukim menemukan emas. Harapan untuk pekerjaan dan keuntungan finansial membawa ribuan imigran dari bagian lain Eropa serta Cina dan India. Pada akhir 1800-an, mayoritas populasi telah lahir di Australia keturunan Inggris atau Irlandia.

Sejarah Imigrasi

Setelah koloni disatukan sebagai satu federasi, pemerintah memberlakukan Undang-Undang Pembatasan Imigrasi. Tujuan kebijakan ini adalah membatasi imigrasi hanya untuk orang Eropa. Periode ini kadang-kadang disebut sebagai titik awal untuk Kebijakan Australia Putih (istilah tidak resmi). Tes imigrasi mensyaratkan bahwa imigran yang mencari tempat tinggal Australia menulis pernyataan didikte yang disajikan kepada mereka dalam bahasa Eropa apa pun. Sistem ini berfungsi untuk melarang masuknya ribuan migran; setelah 1909, tidak ada yang lulus ujian.

Pasca Perang Dunia II, pemerintah Australia mendorong imigrasi ke negara itu. Gerakan ini menyediakan rumah bagi banyak pengungsi pasca perang. Namun, imigran tidak hanya datang dari Eropa selama periode 15 tahun ini. Banyak imigran Asia mengambil kesempatan untuk menjadikan Australia rumah mereka juga. Dari 1945 hingga 1960, 1, 6 juta orang datang.

Keragaman Etnis Hari Ini

Memahami sejarah penjajahan dan imigrasi di Australia membantu untuk memahami susunan latar belakang etnis yang ditemukan saat ini. Inggris terus menjadi mayoritas dengan 67, 4% populasi. Ini diikuti oleh etnis Eropa lainnya: Irlandia (8, 7%), Italia (3, 8%), dan Jerman (3, 7%). Orang-orang dari etnis Cina mewakili 3, 6% dari populasi dan Aborigin, dan penduduk asli Australia sekarang hanya 3%. Etnis lain juga dapat ditemukan, meskipun dalam jumlah yang lebih kecil: India (1, 7%), Yunani (1, 6%), Belanda (1, 2%), dan Lainnya (5, 3%). Etnis “Lainnya” mencakup individu-individu dari banyak negara, khususnya Eropa dan Asia.

Efek pada Masyarakat

Saat ini, kebijakan imigrasi di Australia merayakan multikulturalisme dan mempromosikan status kependudukan di antara orang-orang dari berbagai latar belakang etnis. Negara ini sekarang merayakan perbedaannya dan membanggakan keanekaragaman budayanya (lebih dari 200 bahasa digunakan). Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa masalah sosial telah terjadi sebagai akibat dari keragaman ini, kecuali imigran yang tidak berbahasa Inggris yang kesulitan menemukan pekerjaan tingkat tinggi dan terampil. Namun, beberapa warga Australia menentang peningkatan tingkat imigrasi, terutama dari negara-negara Asia. Pemerintah telah merespons dengan mengadopsi kebijakan multikultural dan juga mengakui kerugian dan kekerasan struktural yang terjadi terhadap penduduk asli sehingga mengalokasikan lebih banyak dana untuk program sosial untuk memberi manfaat bagi kelompok.

Latar Belakang Etnis Warga Australia

PangkatEtnis atau Kewarganegaraan Leluhur UtamaBagian Penduduk Australia
1Inggris67, 4%
2orang Irlandia8, 7%
3Italia3, 8%
4Jerman3, 7%
5Cina3, 6%
6Australia Aborigin3, 0%
7Indian1, 7%
8Yunani1, 6%
9Belanda1, 2%
10Lain5, 3%

Direkomendasikan

Taman Nasional Tertua Yang Mana Di Kenya?
2019
Apa Arti Lagu Kebangsaan?
2019
Epidemi paling mematikan di abad ke-20
2019