Dimanakah Lokasi Cekungan Kutai?

Cekungan Kutai terletak di Indonesia, membentang dari wilayah tengah Kalimantan ke Selat Makassar. Dimulai di tepi timur pulau dan kemudian meluas melewati garis pantainya, dan keluar ke perairan terbuka. Cekungan ini dibatasi oleh Pegunungan Muller di barat, Pegunungan Meratus dan Schwaner di selatan, dan Pegunungan Kalimantan Tengah di utara.

Cekungan Kutai mencakup wilayah seluas 23.166 mil persegi, yang menjadikannya cekungan terbesar di Indonesia yang berasal dari periode Paleogen dan Neogen, yang sebelumnya dikenal sebagai era Tersier. Selain itu, titik rekaman terdalam dari cekungan "era Tersier" ini adalah 9, 3 mil, menjadikannya salah satu yang terdalam di wilayah tersebut. Cekungan Kutai terus berevolusi, terutama di ujung bawahnya, tempat delta Sungai Makaham mengendapkan endapan.

Bagaimana Cekungan Kutai terbentuk?

Cekungan Kutai terbentuk sebagai hasil dari pergerakan lempeng tektonik, yang menyebabkan sejumlah respons geologis seperti rifting, inversi, ekstensi, dan peningkatan dalam jangka waktu yang lama. Itu terletak tepat di atas lempeng tektonik Sunda, yang ukurannya relatif kecil. Lempeng ini dikelilingi oleh lempeng Samudra Pasifik, lempeng Filipina, lempeng Eurasia, dan lempeng Indo-Australia. Pada suatu titik dalam sejarah, semua lempeng ini berinteraksi satu sama lain melalui tabrakan atau subduksi, yang menghasilkan banyak cekungan di daerah sekitar Indonesia.

Cekungan Kutai mulai terbentuk pada pembukaan Selat Makassar dan Laut Sulawesi. Pada saat yang sama, penurunan permukaan panas terjadi, yang berarti tingkat lapisan kerak bumi seperti lava mulai dingin, yang membuat tingkat litosfer lebih tebal. Dengan penambahan berat, litosfer tenggelam ke posisi yang lebih rendah, sehingga meninggalkan daerah tertekan yang membentuk cekungan. Pergerakan primer yang mengarah pada pembentukan Cekungan Kutai diyakini sebagai tabrakan lempeng tektonik Eurasia dan Indo-Australia. Ketika dua lempeng ini bertabrakan, kerak dasar samudera mengalami subduksi di bawah lempeng Sunda, dan lempeng Filipina juga didorong di bawah lempeng Sunda, menyebabkan dasar samudera berubah bentuk.

Karakteristik Fisik Cekungan Kutai

Cekungan Kutai memiliki berbagai karakteristik fisik dan fitur geologis. Para peneliti telah mengidentifikasi bahan kerak laut, sedimen cekungan marginal, dan bahan busur pulau. Di Pulau Kalimantan dan dekat Pegunungan Schwaner, cekungan ini didominasi oleh batholith granit, yang merupakan batuan beku besar yang menonjol keluar dari kerak. Benda-benda ini terbentuk ketika magma mendingin di bawah permukaan bumi. Sebaliknya, wilayah Gunung Meratus dicirikan oleh ophiolite, yang terbuat dari kerak samudera yang telah dipindahkan ke daerah di atas permukaan laut. Sebagian besar ilmuwan mengklasifikasikan bagian wilayah pulau dari cekungan sebagai hasil dari akumulasi bahan yang lambat selama era Mesozoikum.

Direkomendasikan

Apa Itu Liga Aetolian?
2019
Apa Mata Uang Kenya?
2019
Ha Long Bay, Vietnam: Tempat-tempat Unik di Seluruh Dunia
2019