Berapa Banyak Plastik di Lautan?

Pada tahun 1907, kimiawan Belgia-Amerika Leo Henricus Arthur Baekeland menciptakan bentuk plastik pertama berdasarkan polimer sintetik. Penemuan ini, yang dia namakan Bakelite, tidak ada yang luar biasa sampai tahun 1960 ketika bisnis menyadari bahwa plastik dapat digunakan sebagai bahan pengemasan. Yang terjadi selanjutnya adalah komersialisasi plastik, yang sebagian besar digunakan sebagai bahan kemasan. Plastik terbukti populer di kalangan bisnis dan konsumen, karena murah untuk diproduksi dan mudah sekali pakai. Namun, plastik memiliki kekurangan: plastik tidak dapat terurai secara hayati. Enam dekade setelah komersialisasi, plastik itu mendatangkan malapetaka lingkungan di seluruh dunia dengan menyumbat sistem drainase, mencekik sungai dan menumpuk di lautan.

Berapa Banyak Plastik Yang Diproduksi?

Diperkirakan 300 juta ton plastik diproduksi setiap tahun, dan setengah dari plastik ini hanya digunakan sekali dan kemudian dibuang. Sepuluh persen didaur ulang, sementara 12% dibakar. Sejak 1950-an, sekitar 8 miliar metrik ton plastik telah diproduksi. Produksi plastik yang tidak terkendali menyebabkan munculnya fasilitas produksi yang mudah didirikan dan dibiayai di negara berkembang.

Berapa Banyak Plastik di Lautan?

Meskipun jumlah persis plastik di lautan tidak dapat diukur secara akurat, diperkirakan 150 juta metrik ton plastik beredar di lautan dunia. Selain itu, tambahan 8 juta metrik ton ditambahkan setiap tahun. Diperkirakan bahwa 250 metrik ton plastik akan berada di lautan pada 2030, dan pada 2050 akan ada lebih banyak plastik di lautan daripada ikan. Plastik tidak hanya menumpuk di lautan, tetapi juga menyebabkan lebih banyak kerusakan pada hewan laut daripada elemen lainnya. Hewan air menjadi terperangkap dalam jaring ikan dengan laju yang semakin mengejutkan, sementara ribuan lainnya mengira plastik sebagai makanan. Sekitar 75% ikan laut dalam mengkonsumsi plastik karena kelangkaan makanan di permukaan laut.

Tambak Sampah Lautan

Setengah dari plastik yang mendarat di laut kurang padat dari air, yang berarti mereka mengapung. Gyre laut menarik plastik yang terapung bersama untuk membentuk tambalan sampah laut. The Great Pacific Garbage Patch (GPGP) adalah yang terbesar dari lima patch sampah yang diketahui di lautan dunia. Terletak antara California dan Hawaii, tambalan mencakup area dua kali ukuran Texas dan tiga kali ukuran Prancis. Patch ini menampung antara 1, 1 dan 3, 6 triliun keping plastik apung, yang beratnya 100.000 ton.

Direkomendasikan

Apa Jenis Pemerintahan yang Dimiliki Oman?
2019
10 Hewan Dimanfaatkan Untuk Digunakan Dalam Pengobatan Alternatif
2019
Primata Asli Ke Amerika Tengah
2019